Tips Memilih Produk Skincare Online

Saat ini kalau Anda bermaksud membeli produk skincare atau perawatan kulit secara online tersedia ribuan jenis brand, dari yang lokal hingga yang internasional. Banyaknya produk skincare ini bagaikan cendawan di musim hujan. Anda bisa kebingungan memilihnya jika tidak memiliki pedoman tertentu.

Semakin meningkatnya ekonomi masyarakat Indonesia semakin meningkatkan permintaan terhadap produk gaya hidup. Semua wanita pastilah ingin cantik dan berpenampilan menarik. Untuk itu, produsen produk skincare berlomba-lomba menawarkan produk mereka.

Sebagai konsumen, Anda harus berhati-hati. Tidak semua produsen skincare ini kompeten di bidangnya. Mungkin hanya sebagian kecil yang berlatarbelakang pendidikan medis ataupun farmasi. Selebihnya, hanya oportunis yang ingin mengeruk kantong konsumen seperti Anda sebanyak-banyaknya tanpa mempedulikan kualitas dan kemanan.

Perumpamaan oportunis ini layaknya pesawat canggih yang dikemudikan oleh seorang sopir taksi. Dapat Anda bayangkan bagaimana bahayanya jika pesawat dikemudikan oleh seorang sopir taksi, bukan pilot sebenarnya. Nah, begitulah yang terjadi saat ini di dunia perawatan kecantikan. Hanya karena pernah bekerja di sebuah skincare clinic selama setahun dua tahun, lalu berani menjual produk skincare. Tanpa perlu repot, tipe produsen seperti ini hanya melakukan re-package atau pengemasan ulang. Mereka membeli produk dalam partai besar atau bulk, lalu mengemasnya dalam kemasan lebih kecil, kemudian memberinya merk atau brand.

Nah, untuk marketingnya, mereka biasanya menggunakan artis atau selebritis yang lagi naik daun. Mereka melakukan home treatment atau perawatan di rumah artis tersebut. Tak lupa, semua aktivitas ini dipromosikan melalui social media. Efeknya, tentu saja banyak konsumen yang tergoda untuk mencoba produk mereka tanpa mempedulikan kualitas produk ataupun keamanannya.

Berikut ini beberapa tips untuk memilih produk skincare secara on line:

  1. Pastikan produsen skincare ini telah memiliki klinik di dunia nyata. Produsen yang telah memiliki lebih dari 5 klinik tentu lebih dapat dipercaya dibanding produsen yang hanya punya 1 klinik atau bahkan tidak memiliki klinik sama sekali.
  2. Pastikan produsen skincare memiliki website. Kepemilikan website menunjukkan kredibilitas dan sekaligus menunjukkan transparansi. Anda bisa komplain di sini jika ada efek perawatan yang kurang sesuai.
  3. Cari tahu siapa pemilik atau owner skincare ini, sudah berapa lama dia berkecimpung di industri ini. Industri farmasi bukanlah industri yang mudah dipelajari secara instan hanya melalui internet atau kursus singkat. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun pengalaman kerja setelah sebelumnya menempuh pendidikan yang relevan dan memadai untuk dapat menguasai ilmunya. Owner skincare yang sarjana farmasi atau dokter tentu lebih dapat dipercaya daripada ownernya cuma lulusan SMA. Owner yang pernah bekerja di perusahaan nasional dan multinasional tentu lebih dapat dipercaya daripada owner yang baru bekerja setahun dua tahun di bidang nggak jelas atau malah belum pernah bekerja sama sekali.
  4. Cek brand tersebut di website Badan POM. Jika sudah terdaftar di website ini pasti lebih kredibel dibanding yang belum terdaftar.
  5. Jangan tergoda untuk membeli produk skincare yang di-endorse oleh artis ternama. Biasanya biaya untuk endorsment ini sangat mahal, sehingga biayanya ikut ditanggung oleh Anda sebagai konsumen akhir.
  6. Jangan percaya jika janji-janji yang ditawarkan terlalu muluk, misalnya mampu memutihkan kulit Anda dalam seminggu. Semua proses medis membutuhkan proses yang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tidak ada yang instan.